Indo Tower Crane

Berita

harga sewa crane
 
Mencari perusahaan penyedia layanan sewa alat berat salah satunya yaitu Crane tentu sangat mudah sekali karena saat ini memang sudah banyak sekali perusahaan-perusahaan terbaik yang menyediakan alat berat seperti itu. Alat berat seperti ini biasanya digunakan untuk melakukan pekerjaan proyek-proyek besar yang dibutuhkan oleh pihak pembangun.

Nah, jika membahas masalah harga sewa Crane biasanya pihak penyewa memberikan harga sewa alat berat yang dihitung per jamnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut, maka Anda bisa melihatnya seperti di bawah ini mengenai harga sewa alat berat tersebut.
 

Informasi Harga Sewa Crane

Crane juga merupakan kedalam salah satu alat berat yang saat ini banyak dicari para konsumen untuk mengerjakan pekerjaan proyek besar. Namun, apabila berbicara masalah harga sewa Crane tentu biasanya pihak perusahaan yang menyediakan layanan sewa Crane tentu akan menawarkan harga yang terjangkau dan biasanya biaya tersebut dihitung per jam. Tak hanya itu saja, harga yang ditawarkan juga sangat bervariasi sekali tergantung dengan jenis Crane yang Anda pilih dan gunakan. Untuk informasi mengenai harga sewa Crane Anda bisa melihatnya seperti di bawah ini:
 

Crane Kapasitas 30 hingga 35 Ton: 350.000/jam

Untuk Crane pertama yang dapat Anda sewa yaitu Crane dengan kapasitas 30 hingga 35 Ton. Dimana alat berat ini ditawarkan oleh perusahaan dengan harga sewa sekitar Rp. 350.000 untuk per jamnya dan Crane jenis ini dapat Anda sewa minimal hingga 50 jam.
 

Crane Kapasitas 40 Ton: 420.000/jam

Anda sedang mencari alat berat seperti Crane untuk membantu pembangunan proyek Anda serta membutuhkan Crane dengan kapasitas 40 ton? Tak perlu bingung, karena perusahaan yang satu ini juga menyediakan Crane dengan muatan kapasitas hingga 40 ton. Nah, harga yang ditawarkan biasanya sekitar Rp. 420.000 untuk per jamnya dan dapat disewa minimal 50 jam.
 

Crane Kapasitas 50 hingga 60 Ton: 550.000/jam

Kemudian ada juga Crane dengan kapasitas 50 hingga 60 ton. Dimana harga yang ditawarkan juga sangat bervariasi tergantung dengan kapasitas crane tersebut. Untuk Crane dengan kapasitas 50 ton biasanya berkisar sekitar Rp. 450.000 per jamnya sedangkan untuk Crane kapasitas 60 ton ditawarkan dengan harga Rp. 550.000 per jamnya. Selain itu, masing-masing Crane tersebut dapat disewa minimal hingga 50 jam.
 

Crane Kapasitas 80 hingga 120 Ton: 1.100.00/jam

Crane ini memang memiliki banyak model dan kapasitas ton. Dimana untuk kapasitas 80 ton ditawarkan dengan harga sekitar Rp. 700.000, untuk kapasitas Crane 100 ton ditawarkan Rp. 850.000 sedangkan untuk Crane dengan kapasitas 120 ton harga yang ditawarkan sekitar Rp. 1.100.000.
 

Crane Kapasitas 150 hingga 200 Ton: 1.750.000/jam

Yang terakhir ada juga kapasitas Crane 150 ton dan Crane kapasitas 200 ton. Harga yang ditawarkan juga sangat berbeda. Dimana untuk Crane dengan kapasitas 150 ton ditawarkan dengan harga sekitar Rp 1.300.000 sedangkan untuk Crane 200 ton sekitar Rp. 1.750.000.

Jadi, diatas ada beberapa informasi mengenai harga sewa Crane menurut kapasitas yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa menghubungi atau mengecek di website resmi melalui https://www.indotowercrane.com.

Daftar Harga Alat Berat Caterpillar
 
Dalam hal ini eksistensi mengenai alat berat dalam mengerjakan suatu proyek, baik itu mengenai proyek konstruksi ataupun proyek manufaktur tentu semakin penting. Mengapa demikian? Karena dengan adanya alat-alat berat ini tentu sangat membantu sekali pekerjaan dan membuat pekerjaan dapat lebih mudah dikerjakan. Namun, tahukah Anda bahwa saat ini memang banyak sekali pihak perusahaan yang menawarkan Anda dengan berbagai macam layanan baik itu penyewaan alat berat ataupun menjual alat-alat berat seperti salah satunya Caterpillar. Nah, berikut juga ada daftar harga alat berat Caterpillar yang dapat Anda lihat.
 

Informasi Daftar Harga Alat Berat Caterpillar

Seperti yang Anda ketahui bahwa alat berat memang merupakan salah satu alat yang dapat memudahkan para pekerja dalam mengerjakan sebuah proyek bangunan baik itu konstruksi, manufaktur dan lainnya. Namun, alat-alat berat ini memiliki banyak model serta fungsi tersendiri salah satunya yaitu Caterpillar. Jadi, bagi Anda yang sedang mencari dan ingin mengetahui harga jual alat berat tersebut, Anda bisa melihat ada beberapa daftar harga alat berat Caterpillar seperti di bawah ini:

 

1. Caterpillar D7G: 900 jutaan

Untuk alat berat Caterpillar pertama yaitu Caterpillar D7G produksi tahun 2009. Dimana untuk saat ini banyak sekali alat-alat Caterpillar bekas yang masih dalam kondisi bagus yang dapat Anda pilih dan beli. Untuk jenis ini biasanya ditawarkan dengan harga berkisar sekitar Rp. 900 juta hingga sampai di atasnya.

 

2. Caterpillar D3C-LGP II: 425 juta – 435 juta

Kemudian ada juga Caterpillar D3C-LGP II. Dimana bagi Anda yang sedang mencari alat berat dengan jenis ini serta diproduksi pada tahun 1997. Biasanya harga yang ditawarkan bisa mencapai sekitar Rp. 425 juta hingga Rp. 435 juta.

 

3. Caterpillar D3C-LGP: 635 jutaan

Caterpillar alat berat ini memang memiliki banyak jenis dan tahun pengeluaran sehingga harga yang ditawarkan juga sangat berbeda-beda. Namun, jika Anda membutuhkan alat berat yang satu ini, hal utama yang harus Anda lihat adalah kondisi alat berat yang ditawarkan apakah masih berkualitas tinggi atau tidak. Selain itu, harga yang ditawarkan juga harus dipikiran dengan matang apakah sesuai dengan kualitas barang yang ditawarkan atau tidak. Nah, biasanya untuk Caterpillar D3C-LGP dengan produksi tahun 2006 ditawarkan dengan kisaran harga Rp. 635 juta.

 

4. Caterpillar 330BL: 425 jutaan

Selanjutnya ada juga Caterpillar 330BL yang di produksi pada tahun 1996 dan tahun 2000. Untuk harga jual alat berat yang satu ini, biasanya ditawarkan dengan harga kisaran Rp. 425 juta. Selain itu, harga segitu biasanya ditawarkan dengan harga jual bekas dan dengan kondisi yang masih terbilang sangat bagus sekali.

 

5. Caterpillar 330CL: 535 jutaan

Yang terakhir yaitu Caterpillar 330CL yang dikeluarkan pada tahun 2004. Bagi Anda yang sedang mencari alat berat Caterpillar dengan harga bekas Anda bisa melihat daftar harga alat berat Caterpillar disini. Dimana harga yang ditawarkan yaitu bekisar sekitar Rp. 535 juta.

Jadi, bagi Anda yang sedang mencari alat berat di atas ada beberapa informasi mengenai daftar harga alat berat Caterpillar yang dapat Anda lihat. Informasi lebih lanjut Anda bisa mengecek di website resmi melalui https://www.indotowercrane.com.

Harga Sewa Alat Berat Bulldozer
 
Alat-alat berat ini memang sangat membantu para pekerja dalam mengerjakan tugas proyek besar dalam pembangunan gedung dan lainnya. Dimana saat ini juga sudah banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan alat berat salah satunya yaitu Bulldozer. Nah, bagi Anda yang sedang mencari alat berat yang satu ini, Anda bisa melihat terlebih dahulu daftar harga sewa alat berat Bulldozer yang ditawarkan oleh perusahaan penyewaan alat berat.
 

Info Harga Sewa Alat Berat Bulldozer

Melakukan pekerjaan besar seperti proyek membangun gedung dan lainnya, memang tidak lengkap tanpa alat berat seperti Bulldozer serta yang lainnya. Banyak perusahaan yang menawarkan penyewaan alat berat yang dapat Anda pilih. Namun, harga atau biaya yang ditawarkan biasanya dihitung per jam. Tak hanya itu saja, harga sewa alat Bulldozer ini tentu sangat bervariasi sekali tergantung dengan jenis alat berat tersebut. Untuk itu, berikut ada beberapa daftar harga sewa alat berat Bulldozer yang dapat Anda lihat seperti di bawah ini :

 

1. Bulldozer D20-3 Komatsu: 110.000/jam

Bulldozer D20-3 Komatsu ini biasanya digunakan oleh para pekerja untuk menggali tanah serta meratakan tanah. Untuk pembangunan proyek besar biasanya jenis alat berat yang satu ini paling dibutuhkan oleh para pekerja sehingga dapat memudahkan pekerjaan mereka. Namun, jika berbicara masalah harga sewa alat berat Bulldozer jenis ini biasanya pihak penyewa menawarkan harga atau biaya sekitar Rp. 110.000 untuk per jamnya.

 

2. Bulldozer D31E Komatsu: 130.000/jam

Selanjutnya ada juga Bulldozer D31E Komatsu. Dimana bagi Anda yang membutuhkan alat berat dengan jenis Bulldozer D31E Komatsu Anda bisa melihat disini mengenai harga sewanya. Untuk biaya atau harga sewanya di tawarkan sekitar Rp. 130.000 per jamnya.

 

3. Bulldozer D65P Komatsu: 155.000/jam

Mencari perusahaan penyewaan alat berat seperti Bulldozer tentu sangat mudah sekali, karena saat ini banyak perusahaan yang bergerak di bidang ini dan menawarkan Anda dengan berbagai macam alat berat yang dapat Anda sewa salah satunya yaitu Bulldozer D65P Komatsu. Dimana alat berat yang satu ini ditawarkan oleh perusahaan penyewaan alat berat dengan biaya sewa sekitar Rp. 155.000 untuk per jamnya.

 

4. Bulldozer D6D Caterpillar: 165.000/jam

Kemudian ada juga jenis Bulldozer D6D Caterpillar. Dimana untuk jenis ini pihak perusahaan menawarkan Anda dengan harga atau biaya sewa yaitu sekitar Rp. 165.000 untuk per jamnya.

 

5. Bulldozer D7G Caterpillar: 220.000/jam

Yang terakhir ada juga Bulldozer D7G Caterpillar yang ditawarkan oleh perusahaan penyewaan alat berat. Nah, untuk jenis ini biaya atau harga sewa yang ditawarkan yaitu sekitar Rp. 220.000 untuk per jamnya.
 
Jadi, bagi Anda yang membutuhkan Bulldozer dan ingin menyewanya, Anda bisa langsung melihat beberapa daftar harga sewa alat berat Bulldozer seperti diatas. Selain itu, bagi Anda yang sedang mencari perusahaan penyewaan alat berat yang terpercaya dan terbaik Anda bisa memilih perusahaan yang satu ini. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa mengunjungi website di https://www.indotowercrane.com.

Harga sewa bulldozer – Bulldozer adalah salah satu jenis alat berat yang cukup familiar bagi masyarakat bahkan masyarakat awam sekalipun. Bentuknya yang khas dan namanya yang unik membuat alat berat ini cukup populer. Bulldozer biasanya digunakan untuk menyingkirkan bahan-bahan material seperti tanah, pasir, salju, atau bahan material lainnya dalam jumlah banyak dengan menggunakan lempengan metal lebar dan tebal yang ada di bagian depan alat berat ini.

Penggunaannya pun bisa ditemukan di industri konstruksi bangunan, pertanian, pertambangan, industri manufaktur berat, basis-basis militer, bisa juga ditemukan digunakan untuk kepentingan perumahan dan hidup masyarakat, seperti misalnya menyingkirkan berbagai macam material yang menghalangi jalan penghubung. Untuk Anda yang ingin sewa alat berat bulldozer, ada beberapa tipe alat berat ini yang harus Anda ketahui agar bisa memilih mana produk yang lebih pas.

 

Crawler bulldozer

Tipe bulldozer satu ini tidak menggunakan roda sebagai alat penggeraknya melainkan menggunakan alat penggerak crawler seperti yang digunakan pada tank. Crawler bulldozer biasanya dilengkapi dengan ripper di bagian belakangnya, sebuah alat yang mirip bentuknya dengan cakar yang fungsinya adalah memecah material yang keras atau menggumpal. Crawler bulldozer lebih banyak digunakan untuk memindahkan bahan material di lahan yang tidak rata sehingga lempengan baja pada bagian depannya bisa memindahkan material seperti pasir, tanah, atau bahan material berat lainnya dengan lebih mudah. Anda bisa hubungi kami di +6221 5331188 harga sewa bulldozer ini untuk pemakaian harian maupun bulanan.

 

Wheel bulldozer

Sesuai dengan namanya, tipe bulldozer satu ini menggunakan roda dan ban sebagai penggeraknya dan merupakan alat berat yang umumnya digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Dari segi ukuran, tipe wheel lebih besar dibandingkan dengan tipe crawler dan memiliki kinerja yang lebih halus dan berperforma tinggi sehingga harga sewa bulldozer untuk tipe wheel pun lebih mahal dibandingkan tipe crawler. Selain penggunaan yang relatif lebih mudah dengan hasil yang lebih maksimal dibandingkan dengan tipe crawler, bulldozer tipe wheel juga menggunakan sistem hidrolik steering sehingga membuatnya lebih fleksibel dan bisa menjangkau area yang lebih sempit.

 

Perbedaan lempengan baja yang digunakan pada bulldozer

Tipe-tipe bulldozer juga dibedakan dilihat dari bentuk lempengan baja pada bagian depannya. Bulldozer dengan tipe U memiliki bentuk lempengan seperti huruf U yang memiliki fungsi agar bahan material yang terkumpul tidak berceceran dari sisi samping lempengan. Bulldozer ini lebih baik digunakan untuk memindahkan bahan material untuk jarak yang lebih jauh. Selain bentuk U, lempengan baja bulldozer juga ada yang menggunakan bentuk lurus atau disebut S-blade, dan juga SU-blade yang memiliki bentuk antara S dengan U. Kenali masing-masing karakter dan fungsi dari perbedaan tipe bulldozer yang ada, dapatkan harga sewa bulldozer yang terbaik untuk memudahkan urusan Anda.

Belakangan ini penggunaan alat berat untuk pengerjaan proyek-proyek konstruksi maupun manufaktur merupakan hal yang sangat menunjang dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah tentunya. Menggunakan peralatan berat tersebut akan membantu mempersingkat waktu pengerjaan yang dilakukan. Namun, apakah Anda mengetahui nama alat berat tersebut beserta fungsinya?

 

Sekilas Mengenai Alat Berat

Alat berat merupakan alat yang dipakai untuk membantu pekerjaan manusia dalam hal pembangunan baik konstruksi maupun manufaktur. Penggunaannya merupakan hal yang penting dalam suatu proyek, utamanya proyek pertambangan, konstruksi dan kegiatan lainnya yang berskala besar.

Menggunakan alat berat tersebut bertujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam menghasilkan suatu bangunan dalam waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan pengerjaan biasa. Peralatan berat tersebut sangatlah beragam dan fungsinya pun berbeda – beda tergantung klasifikasinya masing masing.

 

Klasifikasi nama alat berat itu berkaitan dengan fungsinya yang beragam, ada yang digunakan untuk membangun jalan, ada yang digunakan untuk membuat gedung dan juga yang lainnya.

 

Nama-Nama Alat Berat Dalam Konstruksi

Penggunaan alat-alat berat harus disesuaikan dengan kondisi dan juga situasi lapangan. Pemilihan alat yang tidak sesuai tentu dapat mempengaruhi pengerjaan mulai dari waktu selesainya dan juga kerugian dari biaya yang mungkin terjadi dari tidak tercapainya target dari waktu yang ditentukan tersebut. Sebelumnya, Anda perlu memahami mengenai fungsi dan juga pengaplikasiannya sebelum menentukan tipe atau banyaknya jumlah alat berat yang akan digunakan nantinya.

Sebut saja alat-alat berat yang sering digunakan untuk proyek konstruksi, meliputi:
 

1. Dozer

Dozer adalah traktor yang telah dilengkapi pisau pada bagian depannya yang mempunyai fungsi untuk memotong atau mendorong material. Jenis pekerjaan yang menggunakan bantuan dozer ini adalah proses membuka jalan baru, memindahkan material dengan jarak pendek, mengupas top soil dan juga pembersihan lahan dari pohon, menyebarkan material, mengisi kembali saluran dll.
 

2. Alat Gali

Alat Gali adalah alat yang digunakan untuk menggali tanah ataupun batu-batuan. Alat ini lebih dikenal dengan sebutan excavator. Yang masuk dalam kategori alat gali adalah backhoe, dragline, clamshell dan front shovel.
 

3. Alat Angkut

Alat Angkut adalah alat yang bisa mengangkut material secara vertikal dan kemudian memindahkannya pada jarak jangkau yang relatif dekat dengan cara horizontal. Sedangkan untuk jarak tempuh yang lebih jauh menggunakan alat yang berupa truck, wagon dan juga belt.
 

4. Alat Padat Tanah

Alat Padat Tanah adalah alat yang digunakan untuk memadatkan tanah. Maksudnya, jika terdapat suatu lahan yang mempunyai timbunan tanah maka perlu dilakukan pemadatan agar lahan bisa rata. Ini biasanya digunakan untuk pembuatan jalan.
 
Itulah tadi nama alat berat yang sering digunakan dalam konstruksi berikut fungsinya. Untuk mendapatkan yang berkualitas silahkan kunjungi https://www.indotowercrane.com saja.

 

Setiap proyek pembangunan / konstruksi tentu memerlukan berbagai alat berat, seperti excavator. Excavator ini berfungsi untuk meningkatkan produktivitas kerja. Khususnya pada pelaksanaan pekerjaan proyek galian dengan volume yang besar. Bila Anda tidak memiliki alat berat ini, Anda dapat sewa excavator pada perusahaan penyedia jasa sewa alat berat.

Lalu bagaimana cara menentukan excavator yang tepat agar tidak mendapat excavator yang rusak atau bermasalah sehingga dapat mengurangi produktivitas? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat sewa excavator, antara lain :
 

Perhatikan kelengkapan dokumen alat berat

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan sebelum sewa excavator pada penyedia jasa sewa alat berat adalah mengenai kelengkapan dokumennya. Teliti terlebih dahulu apakah alat berat excavator tersebut dilengkapi dengan Surat Izin Layak Operasi (SILO), perhatikan masa berlaku SILO pada alat tersebut. Dengan mengetahui kelengkapan dokumen excavator yang akan Anda sewa, Anda akan mendapatkan informasi mengenai merk, kapasitas hingga tahun pembuatan alat berat tersebut.
 

Cermati kondisi kabin operator

Hal selanjutnya yang perlu Anda perhatikan adalah kondisi kabin operator. Perhatikan kelengkapan yang ada di kabin operator dari excavator, seperti tempat duduk, kaca dan wiper, seat belt, pintu kabin, lampu kabin hingga odometer dan rem tangannya. Periksa apakah seluruhnya dapat berfungsi dengan baik.
 

Perhatikan kondisi fisik alat dan ruang mesin

Selain kondisi kabin, Anda perlu juga melihat kondisi fisik alat, meliputi kelancaran saat dioperasikan, kondisi roda track hingga kondisi bucketnya. Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah kondisi ruang mesin. Cek apakah mesin kering, baik tidaknya kondisi oli baik oli mesin, transmisi, hingga oli hidrolik. Perhatikan juga bagian radiator apakah masih dalam kondisi baik dan air dalam radiator jumlahnya cukup.

Bila Anda tidak terlalu menguasai mengenai hal – hal tersebut, tidak ada salahnya bila Anda meminta tolong mekanik atau orang lain yang memiliki pengetahuan lebih mengenai mesin untuk memeriksa dan meneliti tentang detail alat berat tersebut agar alat yang Anda sewa merupakan alat berat dengan kondisi yang baik.
 

Sewa excavator berkualitas di Indo Tower Crane

Salah satu perusahaan penyedia jasa sewa excavator adalah Indo Tower Crane. Indo Tower Crane ini menyediakan berbagai alat berat yang dapat disewa untuk membantu Anda dalam proses pemindahan barang – barang dan alat berat lain untuk keperluan pembangunan konstruksi bangunan arsitektur, infrastruktur, hingga kebutuhan pertambangan.

Selain excavator, berbagai alat berat yang dapat Anda sewa di sini diantaranya adalah bulldozer, grader, truck hingga trailler dan alat berat lainnya. Berbagai alat berat yang disewakan di sini pun terdiri dari berbagai tipe, sehingga dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan alat berat Anda.

Istilah kontraktor sangat dikenal oleh masyarakat, pasalnya mereka adalah seseorang yang kerjanya berhubungan dengan kontrak. Kontraktor dapat membantu orang lain dalam membangun rumah dimana orang tersebut memang tidak memiliki waktu untuk membangun rumahnya sendiri. Untuk membuka jasa kontraktor tidak memerlukan modal besar, Anda hanya cukup memperkirakan saja berapa modal yang dihabiskan, misal untuk dana operasional dan bayaran karyawan. Kontraktor dipilih sebagai pelaksana proyek yang memang disesuaikan dengan keahliannya.
 

Tugas Seorang Kontaktor

Jika pekerjaan kontraktor berhubungan dengan kontrak, lalu bagaimana dengan tugas serta tanggung jawab seorang kontraktor? Kontraktor ini juga berada di bawah tim pengawas yang memang dipekerjakan oleh owner atau pemilik. Dengan demikian, seorang kontrator dapat berkonsultasi dengan tim pengawas tersebut. Jika terjadi atau terdapat masalah saat proyek dilaksanakan, maka bisa dikonsultasikan. Tidak hanya itu, desain proyek harus sudah benar-benar dibuat dengan baik sebelum pelaksanaan proyek. Adapun tugas seorang kontaktor adalah sebagai berikut.

  1. Pekerjaan dalam pelaksaan konstruksi harus disesuaikan dengan peraturan juga spesifikasi yang sudah direncanakan sebelumnya dalam kontrak.
  2. Melaporkan progres dalam pelaksanaan proyek baik meliputi laporan harian, mingguan maupun bulanan. Beberapa hal yang dilaporkan meliputi; pelaksanaan pekerjaan, jumlah tenaga kerja, kemajuan proyek, problematika yang terjadi, serta pengaruh alam yang mempengaruhinya.
  3. Membuat dan melaksanakan jadwal kerja yang sudah direncanakan.
  4. Menyediakan bahan, tempat, dan juga tenaga kerja dalam berlangsungnya suatu proyek. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kelancaran pembangunan.
  5. Menjaga dan melindungi semua alat yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek.
  6. Keamanan dan kenyamanan tempat proyek juga menjadi tanggung jawab kontraktor demi lancarnya pelaksanaan.
  7. Melakukan evaluasi atas pekerjaan yang belum dan sudah dilakukan. Jika terdapat sesuatu yang janggal akan segera diketahui.
  8. Memberikan jaminan bahwa proyek yang dibangun tersebut sudah memenuhi unsur keselamatan serta sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
  9. Menjaga kecepatan kerja sehingga proses pembangunan selesai sesuai waktu yang telah dijadwalkan.

Beberapa hal yang disebutkan di atas hanya sebagian kecil saja dari tugas kontraktor. Intinya, kontraktor berperan penting dalam mewujudkan suatu bangunan, apapun jenisnya.
 

Kelebihan Dan Kekurangan Pekerjaan Kontraktor

Menjadi kontraktor bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan keahlian khusus serta ketelatenan agar proyek bisa terlaksana dengan lancar. Apapun profesi seseorang, tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut kelebihan menjadi kontraktor yang dapat dikategorikan enak.

  1. Gaji yang didapatkan besar, minilah 2x upah dari UMR kota tempat Anda bekerja.
  2. Proyek kerjanya pindah-pindah sehingga bisa meminimalisir kebosanan karena Anda bisa mendapatkan suasana kerja baru. Jadi, Anda tidak berada di dalam satu lingkungan dalam waktu yang lama.
  3. Tidak hanya suasana kerja yang bisa berganti, teman kerja juga bisa ganti-ganti setiap Anda pindah tempat proyek. Jadi, Anda bisa mendapatkan banyak kenalan, teman baru, dan link kerja lebih banyak.

Setelah mengetahui kelebihan menjadi seorang kontraktor, tentu ada juga hal tidak enaknya atau kekurangannya. Apa saja? berikut ulasannya.

  1. Kerjanya tidak kenal waktu, bisa dari pagi hingga malam sehingga waktu untuk bersama keluarga juga sedikit. Tidak hanya itu, untuk bersosialisasi dengan masyarakat juga jarang.
  2. Kemungkinan bisa ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Anda bisa merantau seumur hidup dan jauh dari keluarga.
  3. Harus mudah beradaptasi karena Anda dituntut untuk selalu pindah proyek dengan suasana baru, lingkungan baru, dan teman kerja baru. Jika Anda tidak mudah beradaptasi, maka Anda akan tersingkir dari dunia kerja tersebut.

Itulah beberapa hal terkait pekerjaan kontraktor. Jika Anda memilih untuk menekuni dunia ini, sebaiknya lakukan dengan baik tanpa ada hal negatif yang mengikutinya.

 

Crane Alat Berat merupakan salah satu alat berat yang sering digunakan dalam pembangunan gedung-gedung. Jika dibandingkan dengan cara konvensional, tentunya alat yang satu ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.
 
 

Penggunaan Alat Berat Crane

 
Menggunakan tower crane tentunya akan jauh menghemat waktu. Sehingga, alat yang satu ini sangat penting untuk digunakan. Alat yang satu ini bisa digunakan dalam mengangkut bahan concrete bucket. Penggunaan lainnya adalah dapat mengangkut berbagai jenis alat bantu mulai dari besi beton, bekisting kolom, struktur, dan sebagainya.
 
Penggunaan dan penempatan alat berat crane tentunya harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tepat, sesuai dengan kondisi lapangan dan struktur bangunan yang dibuat. Terlebih lagi ketika bangunan tersebut memiliki ukuran sangat besar, dengan begitu tower crane yang digunakan bukan hanya satu saja, tetapi ada beberapa crane. Penting sekali untuk memastikan dan memperhitungkan jarak jangkau masing-masing alat crane ini.
 
Sehingga dapat menjangkau semua bagian proyek dan anda tidak perlu melakukan bongkar pasang berkali-kali. Selain itu, perlu juga untuk diketahui bahwa penggunaan crane yang baik adalah dapat menggunakan jib length atau panjang lengan sependek mungkin. Ketika semakin jauh jarak yang akan dijangkau, maka kemampuan angkatnya akan semakin menurun.
 
Salah satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah kapasitas tower Crane Alat Beratnya. Karena ini merupakan faktor terpenting sebagai efesiensi dalam pembuatan kontruksi. Waktu distribusi, kemampuan beban angkut, hingga jumlahnya juga harus diperhitungkan dengan baik. Bahan yang digunakan untuk membuat tower crane ini adalah baja yang terdiri dari base section dan mast, slewing, telescopic, dan set. Kemudian ada lagi cad head, jib section, counter jib, serta trolley dan hook.
 
 

Bagian-bagian Crane Alat Berat

 
Beberapa bagian tower crone yang memiliki peran yang cukup vital adalah jib yang dapat melakukan putaran horizontal sampai 360 derajat. Selain itu, ada juga beberapa bagian lainnya yang harus anda ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut.
 

  • Mast section

Mast section adalah alat yang dipakai untuk menentukan berapa ukuran ketinggian dari crane. Ketika dipasang, maka masing-masing mast section menggunakan bantuan alat hidrolik, dengan begitu dapat disusun dengan sistem vertikal.
 

  • Counter weight

Merupakan alat yang berupa beton, digunakan untuk pemberat serta menciptakan keseimbangan di lengan tower crane. Untuk letaknya sendiri berada di belakang lengan. Menggunakan alat pemberat ini, lengan harus selalu dalam kondisi kuat dan stabil ketika menahan beban yang akan diangkut secara horizontal.
 
Selain itu, ada juga alat berupa sabuk pengaman yang disebut juga dengan collar frame atau anchorages frame. Ketika ukuran ketinggian dari crane telah melebihi batas yang sudah ditentukan oleh produsen, maka sabuk pengaman harus segera diletakkan atau diikatkan pada kolom bangunan. Untuk proese pemasangannya harus memperhitungkan daya kekuatannya, dengan begitu kontruksinya  dapat menerima dengan baik, mulai dari beban tarik atau beban tekan.
 
Bagian lainnya adalah join pint yang digunakan sebagai tempat operator mesin dalam menggerakkan tower crane. Tempat yang memiliki bentuk seperti ruang kecil serta dilengkapi dengan tempat duduk yang digunakan untuk penentuan arah gerakan, jarak jangkau, hingga sistem operasional mesin yang akan dikendalikan. Berbagai kegunaan dan bagian crane ini memang tidak bisa dilepaskan begitu saja dari proses pembangunan proyek. Maka dari itu, penting sekali untuk memiliki Crane Alat Berat.

  • Penghitungan Konsumsi BBM Alat Berat Per Jam

Suatu proyek konstruksi pastinya membutuhkan alat berat untuk mendukung kelancaran pekerjaan tersebut. Alat-alat berat memiliki peranan yang cukup penting dalam menyelesaikan proyek konstruksi. Penggunaannya sangatlah efektif dan juga efisien untuk dapat mendistribusikan material dan mengolah lahan tempat proyek. Keberadaan alat berat semakin mempercepat proses pengerjaan konstruksi.

 

Akan tetapi, dalam perencanaan menggunakan alat berat juga harus diselaraskan dengan konsumsi bbm alat berat per jam. Menggunakan alat berat seperti model transportasi mengharuskan pekerja konstruksi juga memikirkan mengenai berapa banyak penggunaan bbm setiap pengerjaan satu proses konstruksi. Hal tersebut membutuhkan penghitungan yang tepat agar tidak terjadi kesalahan dan penghentian kerja alat berat.

 

Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan mengenai biaya operasi. Biaya operasi pada suatu proyek konstruksi terkait dengan pengeluaran berupa bahan bakar, pelumas, dan pemeliharaan alat-alat berat. Berikut ini cara mengetahui penghitungan konsumsi bbm alat berat per jam sesuai dengan daya mesin dari alat berat. Alat berat dibagi menjadi dua macam sesuai dengan mesin bahan bakar yang digunakan.

 

Ada alat berat mesin solar dan juga mesin bensin. Masing-masing mesin tersebut memiliki keperluan bahan bakar yang berbeda-beda. Untuk mesin yang menggunakan bahan bakar bensin biasanya memerlukan sekitar 0,23 liter / fwHP jam. Sedangkan, untuk mesin solar memerlukan sekitar 0,15 liter / fwHP jam. Begitu juga dengan daya mesin alat berat. Ketika alat berat sedang dalam keadaan diam atau menunggu, daya yang dihasilkan relatif kecil.

 

Contoh kasus untuk mengetahui konsumsi bbm alat berat per jam yaitu, alat berat yang berdaya 150 fwHP memerlukan waktu mengeruk sebanyak 5 detik dengan waktu siklus 20 detik. Dan detik sisanya hanya menggunakan daya sebesar 0,5 dari daya maksimal. Alat berat ini hanya bekerja selama 50 menit dalam satu jamnya. Sehingga, pemakaian bahan bakar selama satu jam bisa menggunakan perhitungan dengan menambahkan hasil faktor daya mesin saat mengeruk dan sisanya.

 

Lalu, bagi lamanya waktu mesin bekerja selama satu jam hingga menghasilkan faktor efisiensi waktu. Kemudian, lakukan perkalian antara jumlah faktor daya, daya mesin, dan faktor efisiensi waktu. Sehingga, didapatkan hasil pemakaian bahan bakar per jam dengan mengalikan semua faktor. Untuk penghitungan penggunaan bahan bakar per jam tidak perlu dilakukan oleh para pekerja konstruksi. Karena pabrik pembuat alat berat telah membuat tabel penggunaan bahan bakar.

 

Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil kerja yang efisien, disarankan untuk mengisikan alat berat dengan bahan bakar sesuai kapasitasnya. Dengan mengetahui cara konsumsi bbm alat berat per jam dapat membantu para pekerja konstruksi untuk memperkirakan berapa lama alat berat mampu bekerja sesuai dengan pengisian bahan bakar.

 

Berapa sih Harga Sewa Alat Berat yang ada di Indonesia? Pada dasarnya ada banyak alat berat yang disewakan di Indonesia, dan tentu saja harga yang ditawarkannya pun lebih beragam pula. Hal ini berkaitan dengan banyaknya layanan jasa yang menyewakan peralatan berat untuk kepentingan pembangunan yang Anda lakukan. Namun untuk melakukan sewa dari peralatan berat itu sendiri tentunya tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, karena dibutuhkan ketelitian tinggi untuk menjaga keselamatan pembangunan serta para pekerja yang dimilikinya. Untuk itu, berikut ini penulis sajikan beberapa tips tepat yang bisa Anda lakukan sebelum memilih layanan jasa sewa dari alat berat untuk pembangunan, diantaranya :

Informasi serta alamat yang jelas

Sebuah perusahaan yang bergerak dalam layanan jasa sewa dari alat berat umumnya melakukan promosi melalui beragam media, termasuk media online. Karena itulah keberadaannya dapat Anda temukan dengan mudah. Namun ketika Anda melakukan pencarian melalui alat penelusuran tentunya ada banyak layanan jasa yang tersedia dan bisa Anda jadikan pilihan tepat.

Namun sebelum melakukan pemilihan, pastikanlah untuk memperhatikan situs website yang dimilikinya terlebih dahulu. Dengan memperhatikan hal tersebut Anda bisa mendapatkan informasi yang dimilikinya seperti halnya alamat lengkap atau bahkan nomor telepon yang dimilikinya. Dari informasi tersebut Anda pun dapt melakukan pengecekan mengenai keberadaan dari perusahaan tersebut, apakah benar ada atau justru termasuk dalam perusahaan fiktif yang menawarkan layanan jasa palsu.

List alat sewa yang disediakan

Bagian selanjutnya yang dapat Anda lakukan setelah memeriksa informasi yang dimilikinya adalah melihat barang atau peralatan apa saja yang disewakan oleh perusahaan itu tadi. Dengan melakukan pengecekan dari barang-barang atau peralatan yang dimilikinya, tentu Anda pun dapat melakukan sewa dengan lebih mudah. Hal ini berkaitan dengan tingkat kebutuhan pada proses pembangunan yang Anda lakukan. Apalagi jika layanan jasa sewa tersebut memiliki beragam alat berat yang lengkap, dan tentunya akan memudahkan Anda dalam melakukan sewa meskipun hanya dari satu tempat sewa saja.  

Keberadaan SDP (Surat Dukungan Peralatan)

Keberadaan surat yang satu ini memang tidak terlalu diperlukan, utamanya jika proses pembangunan dilakukan secara mandiri dan untuk kepentingan pihak pribadi. Namun jika proyek pembangunan yang dilakukan cukup besar dan juga dilakukan atas dasar proyek dari tender yang telah dimenangkan, maka keberadaan surat tersebut pun seringkali dijadikan sebagai syarat untuk memenuhi aturan dalam proses pembangunan yang dilakukan.

Pada intinya beberapa jenis alat berat memang ditujukan dan juga direkomendasikan secara khusus untuk memenuhi proses pengerjaan pembangunan tertentu, yang mana dengan keunggulan yang dimilikinya, maka proses pembangunan itu pun dapat dilakukan dengan lebih mudah dan juga dapat diselesaikan pada waktu yang lebih cepat dan tepat.

Proses perbandingan harga sewa

Bagian lain yang juga tidak bisa Anda abaikan begitu saja adalah perbandingan dari Harga Sewa Alat Berat yang dimilikinya.  Pasalnya setiap perusahaan memiliki harga sewa masing-masing yang telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya. Untuk itu, pastikanlah terlebih dahulu untuk membandingkan antara harga sewa yang ditawarkan oleh satu perusahaan tertentu dengan perusahaan lainnya. Kemudian lihat pula beragam layanan serta fasilitas penunjang lainnya yang bisa Anda dapatkan darinya. Jika hal tersebut telah Anda lakukan, maka proses pemilihan dari perusahaan layanan jasa sewa itu pun tentunya dapat Anda lakukan dengan lebih mudah. Karena umumnya ketika melakukan perbandingan seseorang tersebut akan melihat pula berapa kiranya budget keuangan yang dimilikinya, sehingga dana yang dibutuhkan pun dapat disesuaikan dengan lebih mudah.

Demikianlah kiranya penjelasan singkat mengenai tips tepat dalam memilih layanan jasa sewa serta menentukan pilihan perusahaan dengan Harga Sewa Alat Berat yang tepat.

Copyright © 2012. IndoTowerCrane.com. All Rights Reserved. Powered by Toffeenet