Indo Tower Crane

Berita

Menentukan supplier alat berat di Indonesia perlu dilakukan secara cermat. Selain harga yang relatif mahal, kualitas alat berat sangat mempengaruhi pekerjaan dari pihak yang membutuhkannya. Supplier alat berat yang sudah berpengalaman tentunya tak ragu memberikan layanan maksimal kepada klien baru maupun lama. Salah satu bentuk servisnya adalah menyediakan suku cadang alat berat asli dan berkualitas tinggi.

Maka, sebelum menjatuhkan pilihan, calon pembeli atau klien perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Periksa Reputasi Dan Kredibilitas Supplier

Menjadi penyedia alat berat memang bisnis yang menguntungkan. Sayangnya, peluang tersebut malah disalahgunakan oknum-oknum yang ingin meraup laba melimpah tanpa memperhatikan nasib pembeli. Untuk menghindari kemungkinan terburuk tadi, calon klien patut memeriksa reputasi dan kredibilitas dari supplier yang akan dipilih. Malah kalau memungkinkan datang langsung ke tempat mereka bekerja untuk melihat kualitas produk hingga bernegosiasi dengan pemiliknya. Dengan begitu, kemungkinan mendapat alat berat palsu atau bermutu rendah dapat dihindari.

  1. Memastikan Alat Berat Yang Dicari Tersedia

Ada supplier yang dapat didatangi langsung? Menyambung poin sebelumnya, manfaatkan kesempatan ini untuk memeriksa alat-alat berat yang mereka sediakan. Selain itu, jangan jatuhkan pilihan langsung pada satu tempat. Carilah beberapa supplier lain yang rentang harga produknya bersaing ketat. Kunjungi satu per satu, baru setelah itu pilih mana penyedia yang dirasa sesuai dengan bujet maupun kebutuhan. Akan tetapi, kalau letak supplier cukup jauh, lakukan pemeriksaan dengan mengakses website atau media sosial mereka (kalau ada) atau minta orang lain untuk melihat-lihat ke sana.

  1. Mengenali Sistem Pembayaran Yang Ada

Supplier alat berat bukanlah tipe penyedia produk biasa, mengingat stok barang yang mereka sediakan berukuran besar dengan harga yang tidak murah. Itu berarti, sistem pembayaran yang disediakan pun agak berbeda dari supplier produk lainnya. Tanyakan sistem pembayaran yang ditawarkan untuk jual-beli alat berat. Apakah mereka hanya menerima tunai atau melayani transaksi kredit? Apakah alat berat yang mereka jual bisa dicicil pelunasannya? Ingat, pembeli berhak mengetahui informasi seputar metode pembayaran dan supplier profesional tentunya tak akan ragu berbagi jawaban.

  1. Ketersediaan Garansi (Warranty) Alat Berat

Sebagai bentuk jaminan terhadap konsumen, garansi biasanya turut disertakan dalam transaksi produk. Hal tersebut juga berlaku pada alat-alat berat, khususnya yang masih baru atau belum berstatus bekas. Supplier dengan jam terbang tinggi biasanya akan memberitahu ketersediaan garansi tanpa ditanya dulu oleh calon pembeli. Namun, konsumen juga berhak mengetahui dengan menanyakannya bila supplier tidak menyebutkan jaminan tersebut. Malah sekarang, klaim garansi dapat dilakukan secara online untuk kepraktisan bagi kedua belah pihak.

  1. Product Knowledge Dari Pihak Supplier Produk

Poin terakhir yang tak kalah penting untuk digali adalah product knowledge dari supplier-nya. Penyedia alat berat harus mengenal baik produk-produk yang mereka pasarkan—dari nama, seri, kompoonen, dan perawatan yang sesuai. Pengetahuan yang baik dan lengkap merupakan nilai tambah sekaligus indikator konsumen saat hendak memilih alat berat yang mereka butuhkan. Di sisi lain, calon pembeli juga harus membekali diri dengan informasi alat berat yang mereka cari. Langkah tersebut bisa menghindari mereka dari oknum yang kadang menipu lewat berbagai kebohongan yang meyakinkan.

Dengan kelima cara di atas, diharapkan calon klien atau pembeli dapat menemukan supplier alat berat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Tower crane merupakan salah satu alat berat yang digunakan dalam pembangunan gedung bertingkat. Sesuai namanya, jenis tower tersebut mempunyai bentuk menyerupai jembatan dengan rangkaian besi sebagai material utama. Tower crane berfungsi sebagai penghubung antar area—baik horizontal maupun vertikal—dan pengangkut material yang dibutuhkan.

 

Sistem kerja dan pemakaian tower crane

Pada umumnya tower crane digerakkan dengan mesin yang dipasang dekat dengan struktur bangunan. Tinggi crane juga biasanya disesuaikan dengan tinggi bangunan tersebut. Harga sewa alat berat ini tergolong cukup mahal. Untuk menyewa tower crane, selain harus mengeluarkan bujet yang telah disepakati, dibutuhkan ongkos pengiriman, pemasangan dan pembongkaran, hingga tahap pemulangan.

Tak hanya itu, menempatkan tower crane harus dilakukan secara hati-hati mengingat ukurannya yang relatif besar dan berbobot berat. Kontraktor yang menangani proyek perlu merancang rencana matang, termasuk memastikan kondisi lapangan hingga struktur bangunan. Kemudian, pemasangan tower crane juga dipengaruhi jarak di antara crane yang akan dipakai. Dengan begitu, efektivitas jangkauan area di lokasi proyek juga akan lebih maksimal.

 

Bagian-bagian tower crane

Adapun bagian-bagian tower crane beserta fungsinya berikut ini:

1. Jib

Bagian ini dianggap sebagai ‘lengan’ tower crane dan dapat digerakkan secara horizontal sampai 360 derajat. Material yang dipakai untuk membuat jib mencakup kabel baja (sling) yang mampu menahan hingga mengangkut alat-alat lain yang dimanfaatkan dalam konstruksi proyek pembangunan.

2. Counter weight

Selanjutnya, komponen tower crane ini posisinya tepat berada di belakang jib. Counter weight terbikin dari beton yang memiliki fungsi sebagai pemberat hingga penyeimbang. Sehingga, alat-alat proyek yang diangkut oleh alat berat tersebut tetap stabil dan tidak mendadak jatuh.

 

3. Mast section

Bagian selanjutnya yang terdapat pada tower crane adalah mast section. Komponen ini termasuk bagian paling penting, karena memiliki peran mengatur ketinggian tower crane yang dipakai dalam proyek pembangunan. Untuk memasangnya, kontraktor memerlukan bantuan alat hidrolik dengan posisi secara vertikal.

 

4. Joint pin

Pada joint pin, operator yang mengoperasikan tower crane bisa mengatur pergerakan alat tersebut. Ada dua tombol yang disediakan, antara lain tombol beban maksimum dan tombol momen beban. Kedua tombol tersebut digunakan operator untuk mengatur beban yang diangkut tower crane tidak melampaui batas normal.

 

5. Collar frame/anchorages frame

Bagian penting lainnya yang terdapat pada tower crane adalah collar frame atau anchorages frame. Collar frame merupakan sabuk pengaman yang diikatkan ke bangunan berdasarkan kekuatan bracing. Langkah tersebut diaplikasikan agar bangunan stabil walau ada tekanan atau tarikan yang terjadi.

 

Mengapa tower crane harus ada dalam proyek pembangunan?

  • Dengan ukuran dan tingginya, tower crane memudahkan pengangkutan alat maupun barang ke tempat-tempat yang sulit dijangkau manusia. Terutama dalam proyek gedung tinggi yang selalu bertingkat;
  • Tower crane adalah salah satu alat berat yang dapat membawa barang berkapasitas besar dalam waktu yang relatif singkat. Beban yang dapat dibawa bisa mencapai 1.000 kilogram atau 1 ton. Semakin cepat proses pembangunan, semakin hemat bujet yang dikeluarkan;
  • Seperti yang sudah disebutkan, beberapa tipe tower crane dilengkapi dengan kemampuan berputar hingga 360 derajat. Kelebihan tersebut memudahkan operator yang ingin memindahkan alat maupun barang berdasarkan kebutuhan.

Dengan segala kelebihan dan manfaatnya, keberadaan tower crane telah membantu banyak pihak untuk menyelesaikan proyek tepat waktu. Semoga informasi ini membantu siapa pun yang mencari tower crane yang sesuai!

tower crane
Crane merupakan alat perangkat material yang mampu mengangkut hingga memindahkan material—terutama untuk bangunan—secara horizontal dengan jarak jangkauan relatif kecil. Sementara untuk pengangkutan material lepas jarak jauh tugasnya dilakukan alat lain seperti truk, belt, hingga wagon.
 

Jenis-Jenis Crane dan Fungsinya

Selain tower crane yang bersifat statis, ada jenis-jenis crane lain dengan penggerak yang digunakan untuk kebutuhan konstruksi. Cara kerja semua crane pada umumnya nyaris sama, yang berbeda hanya pada penggeraknya. Jenis crane dengan penggerak umumnya diberikan kelebihan berupa mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain. roda ban maupun crawler yang dipasang pun menentukan jarak perpindahan.
 

Setidaknya ada tiga jenis crane penggerak yang sering dipakai, di antaranya:
 

1. Crawler Mounted Crane

Disebut juga sebagai crane dengan roda crawler, jenis alat berat ini memiliki bagian atas yang mampu bergerak 360 derajat berkat fitur turntable. Roda crawler pada crane ini pun memungkinkannya pindah dengan mudah di area atau lokasi proyek meski pergerakannya relatif terbatas. Untuk memindahkan crawler mounted crane, maka lowbed trailer akan digunakan sebagai pengangkut. Langkah tersebut akan dilaksanakan dengan pembongkaran boom menjadi beberapa bagian untuk memudahkan prosesnya.

Di lapangan, roda pada jenis crane ini terbilang stabil saat bergerak di permukaan tanah apa pun karena ukurannya yang besar. Akan tetapi, tetap harus berhati-hati saat bertemu medan dengan material jelek atau riskan. Sementara saat mengangkat material, posisi alat harus berada pada water level agar tetap stabil. Lantas, memastikan ukuran roda di tempat sewa crane Jakarta untuk jenis ini harus diperhatikan, sebab akan sangat mempengaruhi keseimbangannya. Crawler panjang lebih direkomendasikan.
 

2. Truck Mounted Crane

Selanjutnya, ada truck cane yang dapat dipindahkan dari satu tempat proyek ke proyek lainnya tanpa membutuhkan bantuan alat angkut. Hal tersebut dikarenakan mobilitasnya yang sangat tinggi dengan kecepatan maksimal hingga 55 kilometer per jam. Namun, beberapa bagian crane tersebut tetap perlu dibongkar untuk memudahkan proses pemindahan. Selain itu, pihak yang membawanya harus sudah mengetahui rute yang akan dilewati untuk menghindari berbagai hambatan seperti overpass atau kabel listrik rendah, jembatan kecil, dan rintangan lainnya.

Seperti crane dengan roda crawler, truck mounted crane juga memiliki bagian atas yang bisa berputar 360 derajat. Sementara sebagai penjaga keseimbangan, truck crane dibekali dengan kaki atau outrigger yang dalam pengoperasiannya perlu dipasang terlebih dahulu. Roda pun perlu diangkat dari tanah agar pengoperasian dengan boom panjang tidak mengancam keselamatan. Semakin keluar posisi kaki atau outrigger, maka semakin stabil pula crane yang dijalankan.
 

3. Wheel Mounted Crane

Jenis crane penggerak ini menggunakan roda ban untuk penunjang mobilitas dengan lengan boom hidrolis. Dikenal juga sebagai hydraulic crane/telescopic crane, tipe alat berat ini memiliki struktur yang dilengkapi dengan telescopic boom serta silinder hidrolis tunggal yang berfungsi sebagai pengangkat dan kait. Boom yang terdapat pada wheel mounted crane pun dapat diperpanjang maupun diperpendek sesuai kebutuhan tanpa harus membongkarnya terlebih dulu. Kelebihan ini pula yang membuat jenis crane ini fleksibel di jalanan.

Demikian tiga jenis crane penggerak yang biasa kita dijumpai. Semoga informasi ini bermanfaat!

16 pusat perbelanjaan (mall) yang menggunakan jasa IndoTowerCrane :
  • Plaza Senayan
  • Senayan City
  • Mall Taman Anggrek
  • Mall Central Park
  • Pacific Place
  • Mall Kelapa Gading 2
  • AEON Mall
  • Mall Summarecon Bekasi
  • Epicentrum
  • Mall Ciputra World
  • Mangga Dua Square
  • Pluit Village
  • WTC Mangga Dua
  • Mall Cileungsi
  • Mall Metropolitan Bekasi
  • Season City

Project LRT bertotalkan sebesar 5.29 triliun rupiah. Ini terbentang sekitar 6 kilometer dari Kelapa Gading (Jakarta Utara) sampai ke kawasan Velodrome (Jakarta Timur). LRT tahap pertama ditargetkan selesai akhir tahun 2017.

Nama Project Meikarta yang diusung oleh Lippo Group berarti More than Jakarta (lebih dari Jakarta). Kawasan Meikarta mempunyai total luas 2.200 hektar. Nilai total investasi adalah sebesar 278 triliun rupiah.

1787_1396_30-Mei-Crane-Teluk-Lamong-D

 
IndoTowerCrane kini menghadirkan berita dan artikel seputar industri konstruksi dan alat berat.

Copyright © 2012. IndoTowerCrane.com. All Rights Reserved. Powered by Toffeenet